Jumat, Maret 18, 2011

Innalilahi wainna ilaihi roji'un...

  • Assalamu'alaikum Wr Wb. KABA TASASAK (BREAKING NEWS)
    DUNSANAK NAN DUDUAK SAHAMPARAN SARATO NAN TAGAK SAEDARAN, BAIAK NAN DI KAMPUANG HALAMAN DI RANAH BUNDO ATAUPUN NAN SADANG BARADO DI PARANTAUAN. Ambo mintak wakatu sabanta manyampaikan kaba nan baubungan jo kabanggaan awak taadok Minangkabau nan awak cinto ko. Apokoh kaba nan ka ambo sampaikan ko tamasuak kaba elok atau kaba buruak, tantu tagantuang dek pamahaman dunsanak surang-surang. Salamaik manyimak Assalamualaikum
    Isi kaba :
    BAGIAN PARTAMO :
    Assalamu'alaikum Wr Wb. Orang Minang selalu bangga dengan keminangannya. Jelas, budaya Minangkabau itu unik dan memikat. Jangankan kesenian tradisionalnya, randai, indang, bakaba dsb, gonjong rumah adatnya yang dis.........ebut lengkung Minangkabau tercatat dalam khazanah arsitektur dunia. Itu baru budayanya, belum lagi kecerdasan orang Minang yang selalu memberi warna pada berbagai lini kehidupan : politik, budaya, dunia pers dsb. Ranah Minang tercatat sebagai salah satu daerah yang terbanyak menyumbangkan pahlawan nasional dalam perjuangan kemerdekaan negeri ini. Para leluhur orang Minang berhasil merumuskan pola interaksi adat dan agama yang kemudian kita kenal sebagai falsafah "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah", sehingga berabad lamanya tak kita temukan orang Minang yang tidak beragama Islam. Tetapi ketika beberapa orang perantau Minang yang sudah lama bermukim di Singapura (ternyata mereka penganut agama Kristen dari aliran Advent Hari Ketujuh) pulang kampung tahun 1950, setahun kemudian (1951) mereka berhasil membaptis 4 orang pemuda (asli) Minang.
    Menurut prediksi sebuah artikel dari Republika, ketika itulah untuk pertama kalinya orang Minang asli berpindah agama dari Islam.
    BAGIAN KADUO :
    (sambungan) @ Sekarang, apakah masih membanggakan Minangkabau ini bagi kita, dunsanak ? Orang Minang (asli) sudah banyak pindah agama dari islam. Bahkan sudah belasan orang yang jadi pendeta/pastor/penginjil. Adakah data yang otentik ? Berikut ini saya kemukakan data yang dikutip dari FAKTA Sumbar, sbb :
    TOKOH-TOKOH MURTAD DARI MINANG
    1. Pendeta AKMAL SANI (asal Pangkalankotobaru)
    2. Pendeta YANUARDI KOTO (asal Lubuakbasuang)
    3. Pendeta MARJOHAN RASYID (asal Sawahlunto)
    4. Pendeta WILLY (mengaku nama aslinya ABDUL WADUD KARIM AMARULLAH, mengaku adik seayah dengan Buya Hamka)
    5. Pendeta SOFYAN (asal Lintau)
    6. Pendeta ETI DARNIATI (asal Padang)
    7. Penginjil RUSMI YULIANTI (asal Painan)
    8. Penginjil WINDI (asal Batusangkar)
    9. Evangelist CIP. R (asal Bukittinggi)
    10Evangelist EV.S. (asal Solok)
    11Penginjil YOSRINDA (asal Padang)
    12Pendeta MUHAMMAD YEHEKIAL N. CHANIAGO (asal Padang)
    13Penginjil BUYUNG (tak diketahui asalnya)
    (Data yang bersumber dari FAKTA Sumbar ini dikutif dari buku "SKETSA GERAKAN KRISTENISASI DI RANAH MINANG" oleh Cendra Hardi Nurba (2003)
    dari sumber lain :
    14Pendeta Rusli Nurfea, alm. (dari Singkarak)
    15Pendeta AMIRUDDIN SUBARANGTABEAK (tak diketahui asalnya)
    (KALAU DUNSANAK PUNYA DATA LAIN DI LUAR 15 CINGKAHAK INI TOLONG DIBERITAHUKAN MELALUI INBOX SAYA)
  • Catatan : Kalangan Nasrani sangat bangga sekali pada pendeta/pastor/penginjil asal Minang ini ketimbang yang berasal dari Ambon, Manado, NTT, Sumut, Papua dsb. Maksudnya : berarti pendeta/pastor/penginjil juga bisa berasal dari negeri yang terkenal dengan Adat Bersendi Syarak, Syarat Bersendi Kitabullah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar