Kamis, Maret 10, 2011

Disinilah Nabi Ibrahim AS Dahulu dibakar Raja Namrud

Di Sinilah Nabi Ibrahim AS<a href='http://www.i-dus.com/'> d</a>ahulu<a href='http://www.i-dus.com/'> d</a>ibakar Raja Namrud

Nabi Ibrahim AS merupakan rasul atau utusan Allah yang diberikan banyak mukjizat. Salah satunya, Ibrahim AS tak mempan dibakar api yang ganas. Bapak monoteisme itu sempat dibakar dalam api yang menyala-nya setelah menghancurkan berhala-berhala yang disembah oleh ayah dan kaumnya.
Namun, Nabi Ibrahim tak takut menghadapi hukuman dari kaumnya itu. Lalu, Allah SWT menyelamatkannya dari panasnya api yang menyala-nyala. “Kami berfirman, ‘hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim’.” (QS Al-Anbiyaa [21]: 69)
Konon, Nabi Ibrahim AS dibakar di wilayah Urfa, Turki.
Di tempat pembakaran itu, terdapat kolam ikan yang cukup luas. Kolam itu berisi ikan berwarna hitam dove yang seperti ikan gabus. Hanya ada satu jenis ikan dalam kolam itu dengan berbagai ukuran, mulai dari kecil hingga besar.
Masyarakat setempat mengatakan bahwa ikan-ikan yang berada di kawasan pembakaran Nabi Ibrahim itu tidak boleh dimakan. Kolam itu rupanya mengalir ke berbagai selokan di sekitar tempat itu. Selokan yang jernih itu dihiasi dengan sejumlah ikan hitam itu.=
Sekitar 100 meter dari tempat pembakaran terdapat tempat kelahiran Nabi Ibrahim. di samping tempat kelahiran itu telah berdiri dua masjid, yaitu Masjid Maulid Halil yang didirikan pada 1808 M dan Masjid Maulid Halil Baru yang didirikan pada 1980 M.
Dari tempat kelahiran terdapat bukit di belakang masjid. Bukit itu adalah tempat Nabi Ibrahim dilempar dari atas bukit ke tempat pembakaran dengan api yang telah menyala. di bukit itu terdapat dua tiang besar dan bekas bangunan tua yang sudah runtuh, tetapi dirawat dan dijadikan museum oleh pemerintah setempat.

Pilihan Shapiro Tertambat pada Islam

Secara etnis, Michael David Shapiro adalah keturunan Yahudi Rusia. Perjalanannya mencari Tuhan sudah dimulai sejak ia berusia 19 tahun. Ia mengaku pada masa itu ia membatasi dirinya dengan logika Sains. (foto: islamreligion.com)

Secara etnis, Michael David shapiro adalah keturunan Yahudi Rusia. Perjalanannya mencari Tuhan sudah dimulai sejak ia berusia 19 tahun. Ia mengaku pada masa itu ia membatasi dirinya dengan logika Sains. “Ya, saya dicuci otak dengan itu,” ungkapnya.

Keyakinan shapiro terhadap Tuhan tidak pasti. Tujuan hidupnya saat itu ialah menjadi bintang rock terkenal. “Saya tinggal di sebuah apartemen di Pasadena dan bekerja sebagai sekretaris. Memang menggelikan saya tahu,” tuturnya.

Suatu malam ia pergi ke dapur dan berpapasan dengan temannya berkulit hitam. “Saya masih ingat bertanya padanya, ‘Bisakah saya simpan vodka ini dalam kulkas malam ini?’. Kami berjabat tangan kemudian pergi tidur. Tapi justru setelah itu hidup saya berubah drastis,” kata shapiro.

Si teman kulit hitam tadi, seorang Muslim, adalah Muslim pertama yang pernah dikenal shapiro. Didorong rasa ingin tahu luar biasa, shapiro mengajak si teman mengobrol tentang keyakinannya. “Saya penasaran, apa itu, saya dengar tentang beribadah 5 kali sehari, juga tentang perang suci. Siapakah itu lelaki yang bernama Muhammad?” tuturnya.

Saat mengobrol ia ditemani oleh teman sekamarnya, penganut Kristiani, Wade. “Bertiga kami melakukan sesi dialog antara Yahudi, Kristen dan Muslim. Dalam obrolan itu kami menemukan banyak perbedaan sekaligus banyak persamaan,” kata shapiro.

Ketertarikan Shaphiro bergeser, yang semua berkutat seputar seks, obat-obatan dan pesta, ke pencarian serius terhadap kebenaran. Sebuah pencariannya yang menurut dia harus diselesaikan menyeluruh. “Ini pencarian terhadap Tuhan dan pencarian bagaimana untuk mengikuti-Nya,” ungkap shapiro.

Dalam pencarian itu Shapiro bertanya pada dirinya, “Oke mulai dari yang sederhana, beberapa Tuhan yang kamu pikir ada di luar sana?”. Saat itu ia meyakini hanya satu.

“Tuhan yang lebih dari satu, terbagi-bagi tentu lebih lemah dari pada hanya satu Tuhan. Saya berpikir, bagaimana bila satu Tuhan tidak sepakat dengan Tuhan lain, pasti ada argumen dan pertikaian. Maka, satu tuhan adalah pilihan sadar saya,” imbuhnya.

Begitu ia membuka pikiran terhadap kemungkinan keberadaan Tuhan ia mulai menganalisa berbagai macam keyakinan, mulai atheis hingga theisme. “Sesuatu yang mengarahkan saya kepada pilihan kedua adalah sebuah kutipan, ‘Setiap desain memiliki desainer. Dengan kalimat itu dalam benak, akhirnya saya selalu bangun dan sadar bahwa Tuhan ada. Saya tidak dapat menjelaskan mengapa. Saya hanya merasa seperti itu.”

Penemuan baru itu menimbulkan kegairahan dalam diri shapiro. Saat itu pula ia mengaku muncul rasa tanggung jawab untuk mengikuti kehendak Sang Pencipta. “Langkah berikut saya adalah memasuki dunia agama,” ungkapnya.

Kembali shapiro menanyai dirinya sendiri. “Di mana saya harus memulai. Kenyataannya ada ribuan di luar saya. Saya mesti mengeliminasi dan menyempitkan kepada sedikit pilihan,” tuturnya. Awalnya ia pun bertanya bagaimana melakukan hal itu.

“Saat itu ada pemahaman yang masuk dalam benak saya, ‘temukan agama yang bersifat monotheis’. Saya pikir, bukankah itu masuk akal karena saya percaya hanya ada satu Tuhan.”

Ia pun melewati Budhaisme dan Hinduisme karena ia menganggap keyakinan tersebut politeisme. Sementara agama utama yang saat itu ia pandang memiliki pandangan Monotheis adalah Yahudi, Kristen dan Islam. “Karena saya keturunan Yahudi, saya pun memulai dengan Yudaisme. Satu Tuhan, nabi yang sama, 10 perintah, Taurat dan jiwa Yahudi.

Saat melakukan pendalaman ada gagasan dalam Yudaisme yang mengganggunya. Gagasan itu berbunyi ‘Jika seseorang terlahir sebagai Yahudi, maka ia memiliki jiwa Yahudi dan mereka harus mengikuti Yudaisme. “Tunggu dulu, di bagian itu saya merasa itu ide diskriminasi. Bukan sesuatu yang universal,”

“Jadi apakah benar Tuhan membuat jiwa Yahudi, jiwa Kristen, jiwa Hindu atau jiwa Hindu? Saya pikir semua orang diciptakan sederajat. Jadi apakah karena seseorang terlahir dalam agama itu berarti derajat Tuhan tetap di sana meski si penganut melakukan kesalahan. Saya tidak sepakat dengan itu,” tutur shapiro.

Satu lagi yang mengganggu shapiro adalah tidak ada konsep ketat mengenai neraka dalam Yudaisme. “Mengapa harus baik? mengapa itu bukan dosa? Saya tidak punya rasa takut terhadap hukuman, lalu mengapa saya harus menjaga moral?”

Usai mendalami Yudaisme, ia menuju pemahaman Kristen. Lagi-lagi ia terganggu dengan konsep trinitas, satu tuhan, satu bapa, satu anak dan ruh kudus. “Aduh tolong jelaskan bagaimana semua ini bisa menjadi satu Tuhan. Jadi bagaimana anda dapat meyakini hanya satu Tuhan bila yang ada pembagian seperti ini,”

Penjelasan demi penjelasan, pertanyaan demi pertanyaan, perbandingan demi perbandingan, analogi dan sebagainya tak mampu membuat shapiro memahami konsep trinitas.

Hingga ia pun memasuki perjalanan berikut, mengkaji Islam. Islam berarti penyerahan diri. Keyakinan utama yang dipahami shapiro dalam Islam adalah satu Tuhan, beribadah kepada Tuhan lima kali sehari, mewajibkan memberi 2,5 persen dari harta setiap tahun sebagai zakat, berpuasa saat Ramadhan–demi membuat seseorang lebih dekat kepada Tuhan dan menghargai sesama manusia dan kelima melakukan perjalanan ke Mekkah untuk menunaikan haji bagi yang mampu.

Sejauh itu shapiro tidak menemukan sesuatu yang sulit untuk dipahami. “Tidak ada sesuatu yang bertentangan dengan logika saya di sini,” ungkapnya.

Al Quran, sejauh yang ia tahu saat itu adalah kitab dengan kebijakan tanpa batasan waktu dan kisah-kisah penuh keajaiban yang menarik. “Banyak fakta ilmiah yang baru terungkap saat ini telah dinyatakan 1400 tahun sebelumnya dalam buku ini,” ujarnya.

“Saat itu Islam telah melewati pertanyaan awal saya tentang agama satu tuhan. Namun saya ingin tahu lebih lanjut apakah agama ini universal? Apakah ia sejalan dengan sains? Saya menemukan banyak ayat di Al Qur’an yang berada di satu koridor dengan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tutur shapiro.

Semakin banyak shapiro menemukan fakta-fata yang ia nilai logis saat mengkaji agama tersebut, ada satu hal yang mulai sangat menarik perhatiannya yakni nama “Islam” itu sendiri. “Ini nama dari agama ini, saya menemukan ia ditulis berulang kali dalam Al Qur’an”.

Ia pun mengingat riset yang ia lakukan sebelumnya. “Saya tidak mengingat satu pun kata ‘Yudaisme’ dalam perjanjian lama atau ‘Kristiani’ dalam Perjanjian Baru. Ini adalah hal besar,” ujarnya.

Ia menyadari mengapa tak bisa menemukan nama sebenarnya agama tersebut di dalam kedua kitab tadi, karena memang tidak ada nama dalam kitab-kitab tersebut. Ia pun memahami Yudaisme merupkan bentukan kata Yuda-isme dan Kristiani tentu berasal dari “Kristus dan pengikutnya”

“Jadi inikah Yuda? atau Judah?” tanya shapiro pada dirinya. Nama itu sejauh yang diketahui shapiro adalah pemimpin suku Hebrews ketika Tuhan menurunkan firmannya kepada manusia. “Jadi apa mungkin agama dinamai nama orang?” ujarnya.

Begitu pula ketika ia berpikir tentang Kristiani, yang berasal dari nama Yesus Kristus. “Apa mungkin kita dapat mendeduksi nama agama dari orang-orang dengan melekatkan isme dan -anity,” ungkap shapiro. Terlebih lagi nama-nama tersebut tidak diungkap dalam kitab mereka, inilah yang membuat ia berpikir itu sangat aneh.

“Coba jika saya berjualan dan saya berkata “Apakah kamu mau membeli ini_______? Tentu orang akan bertanya, Apa ini_____namanya? Tentu saya tidak akan bisa menjual sebuah barang tanpa sebuah nama,”

Saat itu shapiro meyakini nama adalah hal mendasar di mana manusia bisa mengidentifikasi objek, baik fisik maupun non fisik. “Jika agama harus dipraktekan dan disebarkan kepada setiap manusia di muka bumi, bukankah seharusnya ia memiliki nama?

Ia juga menekankan, nama itu seharusnya diberikan langsung oleh Tuhan, bukan bentukan manusia. “Ya itulah maksud saya. Nama Kristiani dan Yudaisme tidak tertulis dalam kitab suci mereka. Manusia yang menamainya, bukan Tuhan,” kata shapiro menyimpulkan.

“Gagasan bahwa Tuhan menghendaki sebuah agama diikuti oleh manusia tanpa memberi nama, sangat mustahil bagi otak saya untuk menerima,” ujarnya. “Di titik itu, baik Kristen dan Yahudi kehilangan kredibilitas murni dalam logika dan agama sepenuhnya, setidaknya itu dalam prespektif saya,” papar shapiro.

Ia menemukan Islam adalah satu-satunya agama yang mengusung nama asli agama dalam kitab sucinya. “Itu bermakna besar bagi saya,” ungkap shapiro. “Saya menyadari saya akan mengikuti Islam, lalu saya pun menjadi Muslim. Saya menemukan kebenaran dan saya merasa keluar dari kegelapan menuju cahaya.”

Karpet "Nabi Muhammad" Terjual Rp 82,5 MILIAR

SOTHEBY'S
Karpet Baroda
DOHA, KOMPAS.com — Sebuah karpet yang didesain untuk menghias makam Nabi Muhammad SAW di Madinah terjual 5,4585 juta dollar AS atau seharga Rp 82,5 miliar dalam sebuah lelang di Qatar.
Tidak hanya nilai sejarah yang membuat karpet tersebut bernilai tinggi. Karpet yang sudah berusia 150 tahun itu juga dihiasi ratusan batu-batuan mahal seperti intan, safir, rubi, dan emerald.
Karpet itu dikenal dengan nama Karpet Mutiara dari Baroda (Pearl Carpet of Baroda) karena banyaknya mutiara yang dipakai untuk menghiasnya. Diperkirakan, dua juta batu mutiara digunakan yang diambil dari perairan Teluk Persia.
Selama ini, karpet yang dibuat tahun 1860-an tersebut dikenal sebagai hadiah dari Maharaja Baroda dari India untuk dipasang di makam Nabi Muhammad. Namun, karpet tersebut tidak jadi dibawa ke Arab Saudi karena sang raja keburu meninggal. Akhirnya karpet hanya disimpan keluarga raja.

Karpet tersebut sempat dipamerkan dalam Delhi Exhibition pada tahun 1902. Kemudian disimpan di Monaco. Pada tahun 1985, karpet itu juga dipamerkan di New York. Balai lelang Sotheby's selaku penyelenggara lelang sebenarnya berharap karpet tersebut dapat terjual minimal 20 juta dollar AS. Namun, penawaran perdana 5,5 juta dollar AS tak menarik minat pelelang.

Lelang Kamis (19/3) kemarin dibuka dengan nilai 4,5 juta dollar AS yang diikuti tiga penawar. Penawaran tertinggi berhenti pada angka 5,4585 juta dollar AS termasuk komisi dan biaya lelang. Namun, Shoteby's belum bersedia mengumumkan pemenang lelang tersebut.
Dengan banyaknya batuan mahal yang menghiasnya, karpet tersebut mungkin tak akan digelar di lantai, tapi lebih cocok sebagai hiasan dinding.

Sosok seorang Abu Wafa..

http://4.bp.blogspot.com/_DatozTJi-VU/StqsY0CEPpI/AAAAAAAAAeA/uxzoNRvmSxw/s320/abul+wafa+muhammad+al-buzjani.jpg
Ahli matematika Muslim fenomenal di era keemasan Islam ternyata bukan hanya Al-Khawarizmi. Pada abad ke-10 M, peradaban Islam juga pernah memiliki seorang matematikus yang tak kalah hebat dibandingkan Khawarizmi. Matematikus Muslim yang namanya terbilang kurang akrab terdengar itu bernama Abul Wafa Al-Buzjani. “Ia adalah salah satu matematikus terhebat yang dimiliki perabadan Islam,” papar Bapak Sejarah Sains, George Sarton dalam bukunya bertajuk Introduction to the History of Science. Abul Wafa adalah seorang saintis serba bisa. Selain jago di bidang matematika, ia pun terkenal sebagai insinyur dan astronom terkenal pada zamannya.
Kiprah dan pemikirannya di bidang sains diakui peradaban Barat. Sebagai bentuk pengakuan dunia atas jasanya mengembangkan astronomi, organisasi astronomi dunia mengabadikannya menjadi nama salah satu kawah bulan. dalam bidang matematika, Abul Wafa pun banyak memberi sumbangan yang sangat penting bagi pengembangan ilmu berhitung itu. . i-dus
“Abul Wafa adalah matematikus terbesar di abad ke 10 M,” ungkap Kattani. Betapa tidak. Sepanjang hidupnya, sang ilmuwan telah berjasa melahirkan sederet inovasi penting bagi ilmu matematika. Ia tercatat menulis kritik atas pemikiran Eucklid, diophantos dan Al-Khawarizmi sayang risalah itu telah hilang. Sang ilmuwanpun mewariskan Kitab Al-Kami (Buku Lengkap) yang membahas tentang ilmu hitung (aritmatika) praktis. Kontribusi lainnya yang tak kalah penting dalam ilmu matematika adalah Kitab Al-Handasa yang mengkaji penerapan geometri. Ia juga berjasa besar dalam mengembangkan trigonometri.
Abul Wafa tercatat sebagai matematikus pertama yang mencetuskan rumus umum si nus. Selain itu, sang matematikus pun mencetuskan metode baru membentuk tabel sinus. Ia juga membenarkan nilai sinus 30 derajat ke tempat desimel kedelapan. Yang lebih mengagumkan lagi, Abul Wafa membuat studi khusus tentang tangen serta menghitung sebuah tabel tangen.
Jika Anda pernah mempelajari matematika tentu pernah mengenal istilah secan dan co secan. Ternyata, Abul Wafalah yang pertama kali memperkenalkan istilah matematika yang sangat penting itu. Abu Wafa dikenal sangat jenius dalam bidang geometri. Ia mampu menyelasikan masalah-masalah geometri dengan sangat tangkas.
Buah pemikirannya dalam matematika sangat berpengaruh di dunia Barat. Pada abad ke-19 M, Baron Carra de Vaux mengambil konsep secan yang dicetuskan Abul Wafa. Sayangnya, di dunia Islam justru namanya sangat jarang terdengar. Nyaris tak pernah pelajaran sejarah peradaban Islam yang diajarkan di Tanah Air mengulas dan memperkenalkan sosok dan buah pikir Abul Wafa. Sungguh ironis.
Sejatinya, ilmuwan serbabisa itu bernama Abu al-Wafa Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail Ibn Abbas al-Buzjani. Ia terlahir di Buzjan, Khurasan (Iran) pada tanggal 10 Juni 940/328 H. Ia belajar matematika dari pamannya bernama Abu Umar al- Maghazli dan Abu Abdullah Muhammad Ibn Ataba. Sedangkan, ilmu geometri dikenalnya dari Abu Yahya al-Marudi dan Abu al-Ala’ Ibn Karnib.
Abul Wafa tumbuh besar di era bangkitnya sebuah dinasti Islam baru yang berkuasa di wilayah Iran. dinasti yang ber nama Buwaih itu berkuasa di wilayah Persia — Iran dan Irak ñ pada tahun 945 hingga 1055 M. Kesultanan Buwaih menancapkan benderanya di antara periode peralihan kekuasaan dari Arab ke Turki. dinasti yang berasal dari suku Turki itu mampu menggulingkan kekuasaan dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad pada masa kepemimpinan Ahmad Buyeh. . i-dus
Dinasti Buwaih memindahkan ibu kota pemerintahannya ke Baghdad saat Adud Ad-Dawlah berkuasa dari tahun 949 hingga 983 M. Pemerintahan Adud Ad- dawlah sangat mendukung dan memfasilitasi para ilmuwan dan seniman.
Dukungan itulah yang membuat Abul Wafa memutuskan hijrah dari kampung halamannya ke Baghdad. Sang ilmuwan dari Khurasan ini lalu memutuskan untuk mendedikasikan dirinya bagi ilmu pengetahuan di istana Adud ad-Dawlah pada tahun 959 M. Abul Wafa bukanlah satu satunya matematikus yang mengabdikan dirinya bagi ilmu pengetahuan di istana itu.
Matematikus lainnya yang juga bekerja di istana Adud ad-Dawlah antara lain; Al- Quhi dan Al-Sijzi. Pada tahun 983 M, suksesi kepemimpinan terjadi di dinasti Buwaih. Adyd ad-Dawlah digantikan puteranya bernama Sharaf ad-Dawlah. Sama seperti sang ayah, sultan baru itu juga sangat mendukung perkembangan matematika dan astronomi. Abul Wafa pun makin betah kerja di istana.
Kecintaan sang sultan pada astronomi makin memuncak ketika dirinya ingin membangun sebuah observatorium. Abul Wafa dan temannya Al-Quhi pun mewujudkan ambisi sang sulatan. Obser vatorium astronomi itu dibangun di taman istana sultan di kota Baghdad. Kerja keras Abul Wafa pun berhasil. Observatorium itu secara resmi dibuka pada bulan Juni 988 M.
Untuk memantau bintang dari observatorium itu, secara khusus Abul Wafa membangun kuadran dinding. Sayang, observatorium tak bertahan lama. Begitu Sultan Sharaf ad-Dawlah wafat, observatorium itu pun lalu ditutup. Sederet karya besar telah dihasilkan Abul Wafa selama mendedikasikan dirinya di istana sultan Buwaih.
Beberapa kitab bernilai yang ditulisnya antara lain; Kitab fima Yahtaju Ilaihi al- Kuttab wa al-Ummal min ‘Ilm al-Hisab sebuah buku tentang aritmatika. dua salinan kitab itu, sayangnya tak lengkap, kini berada di perpustakaan Leiden, Belanda serta Kairo Mesir. Ia juga menulis “Kitab al-Kamil”.
Dalam geometri, ia menulis “Kitab fima Yahtaj Ilaih as-Suna’ fi ‘Amal al-Handasa”. Buku itu ditulisnya atas permintaan khusus dari Khalifah Baha’ ad dawla. Salinannya berada di perpustakaan Masjid Aya Sofya, Istanbul. Kitab al-Majesti adalah buku karya Abul Wafa yang paling terkenal dari semua buku yang ditulisnya. Salinannya yang juga sudah tak lengkap kini tersimpan di Perpustakaan nasional Paris, Prancis.
Sayangnya, risalah yang di buatnya tentang kritik terhadap pemikiran Euclid, diophantus serta Al-Khawarizmi sudah musnah dan hilang. Sungguh peradaban modern berutang budi kepada Abul Wafa. Hasil penelitian dan karya-karyanya yang ditorehkan dalam sederet kitab memberi pengaruh yang sangat signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahun, terutama trigonometri dan astronomi. . i-dus
Sang matematikus terhebat di abad ke-10 itu tutup usia pada 15 Juli 998 di kota Baghdad, Irak. Namun, hasil karya dan pemikirannya hingga kini masih tetap hidup.
Abadi di Kawah Bulan
Abul Wafa memang fenomenal. Meski di dunia Islam modern namanya tak terlalu dikenal, namun di Barat sosoknya justru sangat berkilau. Tak heran, jika sang ilmuwan Muslim itu begitu dihormati dan disegani. Orang Barat tetap menyebutnya dengan nama Abul Wafa. Untuk menghormati pengabdian dan dedikasinya dalam mengembangkan astronomi namanya pun diabadikan di kawah bulan.
Di antara sederet ulama dan ilmuwan Muslim yang dimiliki peradaban Islam, hanya 24 tokoh saja yang diabadikan di kawah bulan dan telah mendapat pengakuan dari Organisasi Astronomi Internasional (IAU). Ke-24 tokoh Muslim itu resmi diakui IAU sebagai nama kawah bulan secara bertahap pada abad ke-20 M, antara tahun 1935, 1961, 1970 dan 1976. salah satunya Abul Wafa.
Kebanyakan, ilmuwan Muslim diabadikan di kawah bulan dengan nama panggilan Barat. Abul Wafa adalah salah satu ilmuwan yang diabadikan di kawah bulan dengan nama asli. Kawah bulan Abul Wafa terletak di koordinat 1.00 Timur, 116.60 Timur. diameter kawah bulan Abul Wafa diameternya mencapai 55 km. Kedalaman kawah bulan itu mencapai 2,8 km.
Lokasi kawah bulan Abul Wafa terletak di dekat ekuator bulan. Letaknya berdekatan dengan sepasang kawah Ctesibius dan Heron di sebelah timur. di sebelah barat daya kawah bulan Abul Wafa terdapat kawah Vesalius dan di arah timur laut terdapat kawah bulan yang lebih besar bernama King. Begitulah dunia astronomi modern mengakui jasa dan kontribusinya sebagai seorang astronom di abad X.
Matematika Ala Abul Wafa
Salah satu jasa terbesar yang diberikan Abul Wafa bagi studi matematika adalah trigonometri. Trigonometri berasal dari kata trigonon = tiga sudut dan metro = mengukur. Ini adalah adalah sebuah cabang matematika yang berhadapan dengan sudut segi tiga dan fungsi trigonometrik seperti sinus, cosinus, dan tangen.
Trigonometri memiliki hubungan dengan geometri, meskipun ada ketidaksetujuan tentang apa hubungannya; bagi beberapa orang, trigonometri adalah bagian dari geometri. dalam trigonometri, Abul Wafa telah memperkenalkan fungsi tangen dan memperbaiki metode penghitungan tabel trigonometri. Ia juga turut memecahkan sejumlah masalah yang berkaitan dengan spherical triangles.
Secara khusus, Abul Wafa berhasil menyusun rumus yang menjadi identitas trigonometri. Inilah rumus yang dihasilkannya itu:
sin(a + b) = sin(a)cos(b) + cos(a)sin(b)
cos(2a) = 1 – 2sin2(a)
sin(2a) = 2sin(a)cos(a)
Selain itu, Abul Wafa pun berhasil membentuk rumus geometri untuk parabola, yakni:
x4 = a and x4 + ax3 = b.
Rumus-rumus penting itu hanyalah secuil hasil pemikiran Abul Wafa yang hingga kini masih bertahan. Kemampuannya menciptakan rumus-rumus baru matematika membuktikan bahwa Abul Wafa adalah matematikus Muslim yang sangat jenius.

Terungkap !! sebab Iblis menghianati kita

http://bebasekspresi.files.wordpress.com/2009/12/anak_iblis.jpgHanya Alquran yang mampu membuka rahasia-rahasia besar yang pasti akan terjadi di akhirat kelak. Salah satunya adalah pengkhianatan setan secara terbuka kepada para pengikutnya yang dalam Kitab Suci disebutkan, dalam keadaan hina, putus asa, terlunta-lunta, dan tanpa pembela.

Saat perkara hisab telah diselesaikan, berkatalah setan, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu namun aku menyalahinya.

Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku. Oleh sebab itu, janganlah kalian mencerca aku. Cercalah diri kalian sendiri.

Aku sekali-kali tidak dapat menolong kalian dan kalian pun sekali - kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatan kalian mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." (QS Ibrahim [14] : 22).

Sungguh terkutuk itu setan. Apakah kita, manusia, tidak tahu? Sejak Nabi Adam AS sampai menjelang kiamat kelak, tak ada manusia yang tak tahu setan itu memang penipu dan pengkhianat besar.

Manusia menjadi tumbal setan, karena pada hakikatnya manusia itu makhluk lemah. Mudah sekali dirayu, digoda, dan akhirnya dikuasai setan. Terlebih lagi jika setan sudah merasuk ke dalam tubuh kita. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya setan itu mengalir dalam diri anak Adam laksana aliran darah." (HR Bukhari dan Muslim).

Di zaman teknologi digital serba canggih sekarang ini, kata dr `Aidh Al-Qarni, jurus tipuan setan juga lebih canggih dari kemampuan kita untuk menangkalnya. Begitu canggih, begitu lihai, begitu halus tipuan setan, sampai-sampai kita tidak sadar mengikuti pola pikir dan tingkah laku persis setan. Segala kesenangan hidup­ industri hiburan yang mengepung kita, misalnya-menjadi media mengasyikkan bagi setan untuk mejerumuskan manusia.

Dalam Virus of the Mind, Richard Brodie mengingatkan, virus kejahatan yang menyebar lewat dunia hiburan mudah sekali merusakkan akal budi kita.

Ketika akal budi runtuh, setan berjaya membangun singgasananya dalam hati dan pikiran kita. dengan masygul Rasulullah SAW menasihati kita agar berhati-hati benar pada segala kesenangan dunia. Sebab, di situlah setan bersembunyi menjebak kita.

Hanya Allah yang mampu melindungi kita agar selamat dari segala tipu daya setan. "Jika engkau ditimpa suatu godaan setan, maka berlindunglah pada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS Al-A'raf [7] : 200).
http://situslakalaka.blogspot.com/2011/02/terungkap-rahasia-iblis-mengkhianati.html





  • Gimana menurut Kamu ? Berikan Komentarnya ya! Jika Artikel ini menarik,sebarkan di TWITTER kamu atau di FB kamu,hanya dengan mengklik tombol dibawah ini, klik tombol RETWEET untuk TWITTER dan tombol SHARE untuk FACEBOOK

  • Ancaman Al Quran Dan Al kitab untuk pelaku ABORSI

    http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRvkNEtUfYIBzbTbOf0gUVFBrO6c4U9JGs_R41eW-XQO-nvbT3zGAUntuk menggambarkan pemahaman lebih lanjut mengenai aborsi. Kita perlu membedahnya dari 2 agama besar. Agar kita tahu, jika aborsi adalah tindakan paling biadab yang pernah ada dimuka bumi. Tidak tangung tanggung, Baik Kristen maupun Islam ternyata punya landasan yang hampir seragam mengenai aborsi. TERLAKNAT !!!

    Al-Quran berbicara Aborsi
    Umat Islam percaya bahwa Al-Quran adalah Undang-Undang paling utama bagi kehidupan manusia. Allah berfirman: “Kami menurunkan Al-Quran kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu.” (QS 16:89) Jadi, jelaslah bahwa ayat-ayat yang terkandung didalam Al-Quran mengajarkan semua umat tentang hukum yang mengendalikan perbuatan manusia.

    Tidak ada satupun ayat didalam Al-Quran yang menyatakan bahwa aborsi boleh dilakukan oleh umat Islam. Sebaliknya, banyak sekali ayat-ayat yang menyatakan bahwa janin dalam kandungan sangat mulia. dan banyak ayat-ayat yang menyatakan bahwa hukuman bagi orang-orang yang membunuh sesama manusia adalah sangat mengerikan.

    Pertama: Manusia - berapapun kecilnya - adalah ciptaan Allah yang mulia.
    Agama Islam sangat menjunjung tinggi kesucian kehidupan. Banyak sekali ayat-ayat dalam Al-Quran yang bersaksi akan hal ini. Salah satunya, Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan umat manusia.”(QS 17:70)

    Kedua: Membunuh satu nyawa sama artinya dengan membunuh semua orang.
    Menyelamatkan satu nyawa sama artinya dengan menyelamatkan semua orang. didalam agama Islam, setiap tingkah laku kita terhadap nyawa orang lain, memiliki dampak yang sangat besar. Firman Allah: “Barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena sebab-sebab yang mewajibkan hukum qishash, atau bukan karena kerusuhan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. dan barang siapa yang memelihara keselamatan nyawa seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara keselamatan nyawa manusia semuanya.” (QS 5:32)

    Ketiga: Umat Islam dilarang melakukan aborsi dengan alasan tidak memiliki uang yang cukup atau takut akan kekurangan uang.
    Banyak calon ibu yang masih muda beralasan bahwa karena penghasilannya masih belum stabil atau tabungannya belum memadai, kemudian ia merencanakan untuk menggugurkan kandungannya. Alangkah salah pemikirannya. Ayat Al-Quran mengingatkan akan firman Allah yang bunyinya: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar.” (QS 17:31)

    Keempat: Aborsi adalah membunuh. Membunuh berarti melawan terhadap perintah Allah.
    Membunuh berarti melakukan tindakan kriminal. Jenis aborsi yang dilakukan dengan tujuan menghentikan kehidupan bayi dalam kandungan tanpa alasan medis dikenal dengan istilah “abortus provokatus kriminalis” yang merupakan tindakan kriminal – tindakan yang melawan Allah. Al-Quran menyatakan: “Adapun hukuman terhadap orang-orang yang berbuat keonaran terhadap Allah dan RasulNya dan membuat bencana kerusuhan di muka bumi ialah: dihukum mati, atau disalib, atau dipotong tangan dan kakinya secara bersilang, atau diasingkan dari masyarakatnya. Hukuman yang demikian itu sebagai suatu penghinaan untuk mereka di dunia dan di akhirat mereka mendapat siksaan yang pedih.” (QS 5:36)

    Kelima: Sejak kita masih berupa janin, Allah sudah mengenal kita.
    Sejak kita masih sangat kecil dalam kandungan ibu, Allah sudah mengenal kita. Al-Quran menyatakan:”Dia lebih mengetahui keadaanmu, sejak mulai diciptakaNya unsur tanah dan sejak kamu masih dalam kandungan ibumu.”(QS: 53:32) Jadi, setiap janin telah dikenal Allah, dan janin yang dikenal Allah itulah yang dibunuh dalam proses aborsi.

    Keenam: Tidak ada kehamilan yang merupakan “kecelakaan” atau kebetulan.
    Setiap janin yang terbentuk adalah merupakan rencana Allah. Allah menciptakan manusia dari tanah, kemudian menjadi segumpal darah dan menjadi janin. Semua ini tidak terjadi secara kebetulan. Al-Quran mencatat firman Allah: “Selanjutnya Kami dudukan janin itu dalam rahim menurut kehendak Kami selama umur kandungan. Kemudian kami keluarkan kamu dari rahim ibumu sebagai bayi.” (QS 22:5) dalam ayat ini malah ditekankan akan pentingnya janin dibiarkan hidup “selama umur kandungan”. Tidak ada ayat yang mengatakan untuk mengeluarkan janin sebelum umur kandungan apalagi membunuh janin secara paksa!

    Ketujuh: Nabi Muhammad SAW tidak pernah menganjurkan aborsi.
    Bahkan dalam kasus hamil diluar nikah sekalipun, Nabi sangat menjunjung tinggi kehidupan. Hamil diluar nikah berarti hasil perbuatan zinah. Hukum Islam sangat tegas terhadap para pelaku zinah. Akan tetapi Nabi Muhammad SAW – seperti dikisahkan dalam Kitab Al-Hudud – tidak memerintahkan seorang wanita yang hamil diluar nikah untuk menggugurkan kandungannya: datanglah kepadanya (Nabi yang suci) seorang wanita dari Ghamid dan berkata,”Utusan Allah, aku telah berzina, sucikanlah aku.”. dia (Nabi yang suci) menampiknya. Esok harinya dia berkata,”Utusan Allah, mengapa engkau menampikku? Mungkin engkau menampikku seperti engkau menampik Ma’is. demi Allah, aku telah hamil.” Nabi berkata,”Baiklah jika kamu bersikeras, maka pergilah sampai anak itu lahir.” Ketika wanita itu melahirkan datang bersama anaknya (terbungkus) kain buruk dan berkata,”Inilah anak yang kulahirkan.” Jadi, hadis ini menceritakan bahwa walaupun kehamilan itu terjadi karena zina (diluar nikah) tetap janin itu harus dipertahankan sampai waktunya tiba. Bukan dibunuh secara keji.


    Alkitab berbicara Aborsi
    Semua umat Kristiani bisa membaca kembali Kitab Sucinya untuk mengerti dengan jelas, betapa Tuhan sangat tidak berkenan atas pembunuhan seperti yang dilakukan dalam tindakan aborsi.

    Pertama : Jangan pernah berpikir bahwa janin dalam kandungan itu belum memiliki nyawa.
    Ayb 31:15 ~ Bukankah Ia, yang membuat aku dalam kandungan, membuat orang itu juga? Bukankah satu juga yang membentuk kami dalam rahim?

    Kedua : Hukuman bagi para pelaku aborsi sangat keras.
    Kel 21:22-25 ~ Apabila ada orang berkelahi dan seorang dari mereka tertumbuk kepada seorang perempuan yang sedang mengandung, sehingga keguguran kandungan, tetapi tidak mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka pastilah ia didenda sebanyak yang dikenakan oleh suami perempuan itu kepadanya, dan ia harus membayarnya menurut putusan hakim. Tetapi jika perempuan itu mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka engkau harus memberikan nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki, lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.


    Ketiga : Aborsi karena alasan janin yang cacat tidak dibenarkan Tuhan.
    Mzm 94:9 ~ dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar? dia yang membentuk mata, masakah tidak memandang?

    Im 19:14 ~ Janganlah kau kutuki orang tuli dan did depan orang buta janganlah kau taruh batu sandungan, tetapi engkau harus takut akan Allahmu; Akulah Tuhan.

    Keempat : Aborsi karena ingin menyembunyikan aib tidak dibenarkan Tuhan.
    Rom 8:28 ~ Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.


    Kelima: Tuhan tidak pernah memperkenankan anak manusia dikorbankan. Apapun alasannya.
    Mzm 106:37-42 ~ Mereka mengorbankan anak-anak lelaki mereka, dan anak-anak perempuan mereka kepada roh-roh jahat, dan menumpahkan darah orang yang tak bersalah, darah anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan mereka, yang mereka korbankan kepada berhala-berhala Kanaan, sehingga negeri itu cemar oleh hutang darah. Mereka menajiskan diri dengan apa yang mereka lakukan, dan berzinah dalam perbuatan-perbuatan mereka. Maka menyalalah murka Tuhan terhadap umatNya, dan Ia jijik kepada milikNya sendiir. diserahkanNyalah mereka ke tangan bangsa-bangsa, sehingga orang-orang yang membenci mereka berkuasa atas mereka. Mereka diimpit oleh musuhnya, sehingga takluk ke bawah kuasanya.

    8 Foto tempat ibadah yang menakjubkan..

    The Paya Shwezigon (pagoda, stupa atau Zedi), dibangun pada masa pemerintahan Raja Anawrahta (1044-1077) dan merupakan salah satu daerah Bagan, dan Myanmar, struktur agama yang paling signifikan. Terletak empat kilometer timur laut Old Bagan, ia sebagai prototipe untuk banyak stupa, yang kemudian dibangun di seluruh Myanmar. The Shwezigon juga merupakan pusat utama ibadah nasional. Peziarah datang dari banyak wilayah di Myanmar untuk festival yang dilaksanakan selama bulan Burma dari Nadaw (November / desember) baik karena karakter bersejarah dan karena signifikansi agama untuk Burma Buddhisme. Sedangkan Shwezigon adalah salah satu simbol awal kemenangan dari 'dimurnikan' Buddhisme Theravada, itu juga pagoda pertama yang memungkinkan 'melihat' foto - roh pra-Buddha yang memiliki kekuatan untuk berbuat baik atau jahat-didalam tembok kuil tersebut.



    Kuil Murudeshwara, didedikasikan untuk dewa Shiva, terletak di kota pantai suci di Taluk Bhatkal Kabupaten Utara Kanada di negara bagian Karnataka, India. Patung Sihivaa di sini adalah patung yang tertinggi di dunia, 123 kaki (37 m), perlu waktu sekitar 2 tahun untuk bangunan yang terletak di pantai Laut Arab ini.



    La Sagrada Familia adalah salah satu karya Gaudi yang paling terkenal di Barcelona. Ini sebuah kuil raksasa yang telah dibangun sejak 1882 dan itu tidak diharapkan akan selesai antara 30 hingga 80 tahun kedepan.
    Banyak kontroversi seputar pembangunan Sagrada Familia. Gaudi memainkan peran aktif dalam mengarahkan pembangunan Sagrada Familia sampai kematiannya pada tahun 1926. dia sering meminta para pekerja untuk memodifikasi dan menyesuaikan sampai persis apa yang ada dalam pikirannya. Namun saat ini, karena sifat dari desain yang telah ada, karyanya sebagian terbuka untuk pembelajaran.



    Akshardham adalah kompleks candi Hindu di delhi, India. candi ini Juga disebut sebagai delhi Akshardham atau Swaminarayan Akshardham, lingkungan disini menampilkan kompleks tradisional India, budaya Hindu, spiritualitas, dan arsitektur. Bangunan ini terinspirasi dan dimoderatori oleh Pramukh Swami Maharaj, pemimpin spiritual dari Bochasanwasi Shri Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha, ada sekitar 3.000 relawan yang membantu membangun serta 7.000 pengrajin Akshardham



    Baha'i Rumah Ibadah di delhi, India, dikenal sebagai Kuil Lotus karena bentuknya seperti bunga Lotus, Baha'i adalah Rumah Ibadah dan juga merupakan daya tarik utama di delhi. bangunan ini selesai pada tahun 1986 dan berfungsi sebagai pusat ibadah di India. kuil ini telah memenangkan banyak penghargaan arsitektur dan telah ditampilkan dalam ratusan artikel koran dan majalah.



    Masjid Faisal di Islamabad merupakan masjid terbesar di Pakistan dan Asia Selatan serta salah satu mesjid yang terbesar di dunia. Ini adalah masjid terbesar di dunia 1986-1993 ketika dikalahkan dalam ukuran oleh penyelesaian Masjid Hassan II di Casablanca, Morocco.Subsequent perluasan dari Masjid Al-Haram (Masjid Agung) dari Mekah dan Al-Masjid al-Nabawi (Masjid Nabi) di Madinah, Arab Saudi selama tahun 1990-an diserahkan Faisal Masjid untuk tempat keempat dalam hal size.Faisal Masjid dikenal juga sebagai Masjid Nasional Pakistan. masjid Ini memiliki luas tertutup 5.000 m2 (54.000 kaki persegi) dan memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 300.000 jamaah (100.000 dalam doa halaman utama aula, dan portico dan 200.000 lainnya di lahan sebelah nya)



    The Hassan II Masjid yang terletak di Casablanca merupakan masjid terbesar di Maroko dan masjid terbesar kelima di dunia.
    Dirancang oleh arsitek Perancis Michel Pinseau dan dibangun oleh Bouygues. masjid ini berdiri di sebuah tanjung yang memandang ke Atlantik, yang dapat dilihat melalui lantai kaca raksasa dengan ruang untuk 25.000 jamaah. serta 80.000 jamaah lainnya dapat ditampung di dasar yang berdampingan dengan masjid,untuk total 105.000 jamaah hadir pada waktu tertentu di masjid Hassan II. masjid ini memiliki menara masjid yang tertinggi di dunia setinggi 210 m (689 kaki).



    St Basil's Cathedral pada Red Square adalah tempat wisata paling terkenal Moskow, digagas oleh Ivan the Terrible dan dibangun di tepi Lapangan Merah antara 1555 dan 1561. Legenda mengatakan bahwa pada saat penyelesaian gereja tersebut. kaisar memerintahkan arsitek, Postnik Yakovlev, untuk membuta-kan matanya, agar mencegah dia menciptakan kuil lagi yang dapat menyaingi keindahannya gereja tersebut. (setelah membutakan matanya,Ia langsung pergi untuk membangun gereja ditempat lain,yaitu di Vladimir meskipun tanpa menggunakan matanya) St Basil's katedral ini dibangun untuk memperingati keberhasilan kampanye militer Ivan the Terrible melawan Mongol Tartar pada 1552 di kota yang terkepung dari Kazan.